Royal Enfield 500 Classic Modifikasi by Enggal Modified

Royal Enfield 500 Classic Modifikasi by Enggal Modified

Royal Enfield 500 ini terlihat standar aja tampilannya akan tetapi sangat terliat keren dan elegan, tidak banyak yang di rubah dari motor Royal Enfield 500 ini namum ada beberapa part yang di ganti agar lebih terlihat gagah dan keren. Tidak hanya tampilan saja yang harus keren dan elegan akan tetapi dari sisi pengendara juga harus di perhatikan agar motor Royal Enfield 500 cc ini enak di gunakan harian baik untuk luar kota maupun dalam kota. Apa saja sih yang di ganti pada modifikasi Royal Enfield 500 cc ini mari kita bahas dari beberapa part yang di upgrade.














Bagaimana Proses Bisnis Bidang Otomotif?

Bagaimana Proses Bisnis Bidang Otomotif?

Proses Bisnis Bidang Otomotif

Proses bisnis pada setiap industri dan perusahaan bidang otomotif memiliki alur proses yang berbeda-beda seperti proses pengadaan bahan baku, proses produksi, proses distribusi (penjualan produk), dan penggunaan produk (perawatan produk). Contoh proses bisnis pada perusahaan alat berat seperti pada gambar bagan berikut ini:
Pada proses bisnis alat berat di atas terdapat tiga tahap, yaitu produsen, distributor, dan pengguna. Pada tahap proses produksi  terdapat beberapa tahapan contohnya, pengecoran logam, assembly, dan pengelasan atau welding untuk mendapatkan satu produk alat berat. Pada tahap distributor alat berat yang sudah jadi diperjualbelikan dengan spare partnya, pada divisi ini juga menyediakan jasa service yang dilakukan oleh mekanik. Pada tahap pengguna, seorang pembeli mengunakan alat tersebut untuk berbagai keperluan yang dilakukan oleh mekanik operator.

Proses bisnis bidang otomotif baik sepeda motor, mobil, dan alat berat dalam pembuatannya melibatkan banyak perusahaan. Perusahaan merupakan organisasi atau badan usaha yang melakukan produksi di mana tenaga kerja dalam melakukan kegiatan menggunakan berbagai peralatan, mesin, dan teknologi lainnya untuk mendapatkan suatu produk dan jasa melalui proses dan tahapan-tahapan tertentu.

1. Tahapan Proses Bisnis

Proses bisnis bidang otomotif dalam pelaksanaannya memerlukan beberapa tahapan, yaitu:
a. Perancangan Produk
Dalam merencanakan produk ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di antaranya, memprediksi peminatan dan permintaan produk, jumlah dan pengendalian bahan baku, biaya pembuatan, penjualan, dan proit yang akan diperoleh.

b. Rantai Pasokan
Rantai pasokan pada suatu perusahaan dikenal dengan istilah Suplay Chain Management (SCM). Proses ini sangat penting karena dapat meminimalkan biaya produksi dan mempercepat proses produksi.

c. Proses Produksi
Proses produksi kendaraan otomotif tidak dapat dilakukan oleh satu perusahaan produsen saja, namun melibatkan banyak perusahaan rekanan atau perusahaan supplier.
Beberapa proses produksi yang dilakukan oleh produsen antara lain:
1) Press atau Stamping
Press atau Stamping merupakan proses pembentukan logam dengan menggunakan mesin press untuk membentuk suatu komponen otomotif.
2) Welding
Welding, yaitu proses penyambungan komponen-komponen kendaraan dikenal juga dengan nama pengelasan komponen.
3) Painting
Painting merupakan proses pemberian warna pada produk dan komponen sehingga produk terlihat menarik dan dapat bertahan dengan berbagai kondisi cuaca.
4) Assembling
Assembling merupakan proses perakitan komponen-komponen untuk menjadi suatu produk otomotif.
5) Inspection
Inspection dilakukan setelah produk kendaraan sudah berwujud utuh. Sebelum dikirim untuk dijual, dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada bagian-bagian produk otomotif dan memastikan produk dapat digunakan oleh konsumen dengan aman.

d. Perawatan Alat Produksi
Perawatan alat produksi merupakan suatu usaha atau kegiatan untuk menjaga kondisi alat produksi selalu dalam kondisi baik, sehingga proses produksi tidak terganggu akan masalah teknis.

2. Perusahaan Bidang Otomotif

Perusahaan bidang otomotif dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis di antaranya:
a. Perusahaan Pemegang Merek
Perusahaan pemegang merek merupakan perusahaan utama yang melakukan berbagai perencanaan produk dari fungsi, jenis, model, desain, bentuk, kapasitas, dan juga proses pembuatannya.

b. Perusahaan Perakitan
Perusahaan perakitan merupakan perusahaan yang melakukan perakitan komponen yang berasal dari beberapa perusahaan untuk menjadi suatu produk utuh.

c. Perusahaan Karoseri
Perusahaan karoseri merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam bodi kendaraan mobil,
truk, bus, dan sebagainya sesuai permintaan atau pesanan dari perusahaan pemegang merek dengan aturan dan spesiikasi tertentu.

d. Perusahaan Modiikasi
Perusahaan modiikasi merupakan perusahaan yang melakukan modiikasi atau perubahan pada bagian
kendaraan, atau alat bidang otomotif sesuai keinginan pasar, kebutuhan, atau ketentuan dari perusahaan
pemegang merek. 

e. Perusahaan Jasa Otomotif
Perusahaan jasa otomotif merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan produk jasa seperti perawatan, perbaikan, atau penjualan kendaraan dan alat pada bidang otomotif.

f. Perusahaan Komponen Otomotif
Perusahaan komponen otomotif merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai komponen-komponen otomotif sesuai pesanan dari perusahaan pemegang merek dengan aturan dan spesiikasi tertentu.

Pada sebuah produk barang yang telah diproduksi dan kemudian digunakan oleh konsumen, maka produk tersebut pasti akan mengalami penurunan kerja dan fungsi. Oleh karena itu, perlu adanya perawatan barang atau produk dengan melakukan kegiatan produksi jasa. Contoh produksi jasa dilakukan pada produk kendaraan bermotor (mobil). Satu mobil terdiri dari ribuan komponen yang lama-kelamaan akan menjadi aus, korosif sehingga melemah kemampuannya, dan perlu adanya perawatan produk.
Apakah pernah kalian menghitung jumlah jenis komponen pada satu unit kendaraan? Dari banyak komponen tersebut semakin lama akan menurun kemampuan dan fungsinya, sehingga perlu adanya perawatan, perbaikan, bahkan penggantian pada komponen produk mobil tersebut. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru.
Perlengkapan Motor Yang Wajib Dibawa Dalam Motor Ketika Hujan

Perlengkapan Motor Yang Wajib Dibawa Dalam Motor Ketika Hujan

Maniax Modifikasi - Memasuki musim hujan seperti sekarang, bisanya banyak genangan air akan menutupi jalan di beberapa wilayah kota maupun desa di Tanah Air. Bukan hanya itu, kadang waktu dan tempat juga sulit ditebak. Bisa pagi, siang, sore atau malam. Sehingga pengendara jadi lebih siap ketika disambut guyuran air dari langit.

Ini Bahaya Air Hujan Pada Sepeda Motor Dan Cara Antisipasinya
sumber:www.motorplus-online.com

Walaupun motor belum pernah diajak main banjir apalagi kerendam air, pengendara diharapkan mewaspadai kondisi itu. Terutama sewaktu-waktu motor kesayangan diajak melibas lokasi banjir saat berpergian dan mesin mati mendadak.

Sebelum menuai masalah, ada baiknya menyiapkan peralatan umum macam tool kit untuk menghadapi wabah banjir. Seperti obeng plus dan minus, kunci busi, tang, amplas, dan  kunci ring-pas yang biasa dipakai. Tidak lupa juga tentunya mempersiapkan kain lap kering untuk memaksimalkan pekerjaan.


Selain itu tadi peralatan lain yang tidak kalah penting dan perlu disiapkan adalah jas hujan, kantung plastik, lem sealent, isolasi dan cable tie. Semua itu bisa dikemas dalam satu kantung kecil. Lalu taruh di bawah jok atau dalam tas. Enggak terlalu repot juga kan.
Tips Membuat Power Jet pada Karburator Standar Motor Layaknya Karbu PWK

Tips Membuat Power Jet pada Karburator Standar Motor Layaknya Karbu PWK

Bikin power jet pada karbu standar layaknya karbu PWK #siboen tutor

Video diatas adalah tutorial dari youtube Siboen Chanel dari video tersebut dijelaskan cara membuat power jet pada karburator standar layaknya karbu PWK. Berikut adalah kutipan tentang Tips Membuat Power Jet pada Karburator Standar Motor Layaknya Karbu PWK.

Bahan apa saja yang dibutuhkan:
1. Karburator Standar 
2. Nedle jet pada karburator 
3. Selang pembuangan bbm secukupnya 
4. Sealtread untuk nedle jet agar tidak longgar 
5. Lem besi untuk menguatkan nedle jet agar lebih kuat 
6. Mesin bor untuk melubangi karburator

Berikut adalah tahapan dari cara membuat Power Jet pada Karburator Standar Motor Layaknya Karbu PWK. 

Pada tutorial berikut siboen chanel memakai karburator standar honda grand. langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberi tanda pada karburator untuk memudahkan pada saat proses melubangi.
Memberi tanda pada karburator
siboen chanel
Setelah di berikan tanda kemudian lubangi karburator yang telah diberikan tanda sesuai dengan ukuran parkit.
Melubangi karburator
siboen chanel
Pasang nedle jet pada lubang yang telah di lubangi apabila longkar silahkan berikan seltrid secukupnya agar nedle tidak longgar. Apabila masih di rasa kurang cukup dapat memakai lem agar lebih kuat.
Memasang nedle jet
siboen chanel
Ujung nedle jet dipasangkan selang dan dihubungkan ke pembuangan bbm pada bagian bawah karburator, pastikan selang kencang pada kedua ujungnya
Memasang slang pada ujung nedle dan pembuangan bbm
siboen chanel
Buka skrup pembuangan di samping bawah karbu palut skrup menggunakan sealtread pasang kembali jangan lupa untuk mengencangkan skrup pembuangan kemudian buka 1/4 putaran atau 1/3 putaran agar bbm dapat mengalir
Memasang sealtread pada skrup pembuangan bbm
siboen chanel
Cara kerjanya bbm akan mengalir dari pembuangan bbm mengisi slang hingga batas maksimal sesuai dengan bak karburator 
Cara kerja
siboen chanel
Fungsi dari nedle jet sebagai sprayer untuk mengabutkan bbm yang terhisap kompresi mesin pada putaran tinggi 
Fungsi nedle jet
siboen chanel

Dengan tutorial diatas akan mampu mendongkrak performa di putaran atas sehingga motor anda tidak brebet efek dari telat bbm dan tetap irit buat harian.

Demikian Tips Membuat Power Jet pada Karburator Standar Motor Layaknya Karbu PWK yang di kutip dari chanel youtube siboen semoga dapat bermanfaat dan jangan lupa like dan subscribe chanel siboen untuk tips dan tutorial lainnya.
Penjelasan, Fungsi dan Cara Kerja dari Katup (valve) Sepeda Motor

Penjelasan, Fungsi dan Cara Kerja dari Katup (valve) Sepeda Motor

Katup (Valve)

Katup digerakkan oleh mekanisme katup, yang terdiri atas:
- Poros cam
- Batang penekan
- Pegas penutup
- Rol baut penyetel

Katup hanya terdapat pada motor empat langkah, sedangkan motor dua langkah umumnya tidak memakai katup. Katup pada motor empat langkah terpasang pada kepala silinder. Tugas katup untuk membuka dan menutup ruang bakar. Setiap silinder dilengkapi dengan dua jenis katup (isap dan buang) Pembukaan dan penutupan kedua katup ini diatur dengan sebuah poros yang disebut poros cam (camshaft). Sehingga silinder motor empat langkah memerlukan dua cam, yaitu cam katup masuk dan cam katup buang. Poros cam diputar oleh poros engkol melalui transmisi roda gigi atau rantai. Poros cam berputar dengan kecepatan setengah putaran poros engkol. Jadi, diameter roda gigi pada poros cam adalah dua kali diameter roda gigi pada poros engkol. Sebab itu lintasan pena engkol setengah kali lintasan poros cam.

Katup dibuat dari bahan yang keras dan mudah menghantarkan panas. Katup menerima panas dan tekanan yang tinggi dan selalu bergerak naik dan turun, sehingga memerlukan kekuatan yang tinggi. Selain itu hendaknya katup tahan terhadap panas dan gesekan.

Fungsi katup sebenarnya untuk memutuskan dan menghubungkan ruang silinder di atas piston dengan udara luar pada saat yang dibutuhkan. Karena proses pembakaran gas dalam silinder mesin harus berlangsung dalam ruang bakar yang tertutup rapat. Jika sampai terjadi kebocoran gas meski sedikit, maka proses pembakaran akan terganggu. Oleh karenanya katup-katup harus tertutup rapat pada saat pembakaran gas berlangsung.

Katup masuk dan katup buang berbentuk cendawan (mushroom) dan di sebut “poppet valve”. Katup masuk menerima panas pembakaran, dengan demikian katup mengalami pemuaian yang tidak merata yang akan berakibat dapat mengurangi efektivitas kerapatan pada dudukan katup. Untuk meningkatkan efisiensi biasanya lubang pemasukan dibuat sebesar mungkin. Sementara itu katup buang juga menerima tekanan panas, tekanan panas yang diterima lebih tinggi, hal ini akan mengurangi efektivitas kerapatan juga, sehingga akibatnya pada dudukan katup mudah terjadi keausan. Untuk menghindari hal tersebut, kelonggaran (clearence ) antara stem katup dan kepala stem dibuat lebih besar.

Untuk membedakan katup masuk dengan katup buang dapat dilihat pada diameter keduanya, diameter katup masuk umumnya lebih besar dari pada katup buang. Dari berbagai penampang katup yang digambarkan mari kita lihat gambar katup pada gambar 2.11 berikut ini, disana diperlihatkan dimana katup terpasang, dan komponen lain yang menyertainya pada pemasangan.
Katup dan komponen lain yang menyertainya waktu dipasang
Katup dan komponen lain yang menyertainya waktu dipasang
Sebagaimana terlihat pada gambar bagian lain dari katup adalah kepala katup. Kepala katup mempunyai peranan yang sangat penting, karena ia harus tetap bekerja baik, walaupun temperaturnya berubahubah. Bidang atas kepala katup ini disebut tameng. Bentuknya ada yang cekung dan ada yang cembung. Tameng cekung disebut tameng terompet dan biasanya dipakai sebagai katup masuk. Sedangkan tameng cembung dipakai sebagai katup buang karena kekuatannya yang lebih tinggi. Pada katup juga terpasang pegas-pegas. Pegas-pegas katup ditugaskan untuk menutup katup sesuai dengan gerak tuas ungkit menjauhi ujung batang katup.
Penjelasan Gerakan Langkah Piston Pada Kendaraan Bermotor

Penjelasan Gerakan Langkah Piston Pada Kendaraan Bermotor

Gerakan Langkah Piston

Untuk menjamin agar mesin tetap beroperasi, piston harus selalu bergerak secara berkesinambungan, gerakan piston akan berhenti di TMA (Titik Mati Atas) atau di TMB (Titik Mati Bawah). Kedua titik ini disebut dead center. Ketika piston bergerak keatas, dari TMB ke TMA, atau bergerak turun dari TMA ke TMB, satu kali gerak tunggal dari piston dinamakan ”langkah”, jarak pergerakan piston ini diukur dengan satuan mm.

Untuk menghasilkan tenaga yang lebih, dilakukan penelitian terhadap hubungan antara panjang langkah dengan ukuran diameter piston. Susunan dari panjang langkah dan diameter piston ditunjukkan oleh gambar. Mesin langkah pendek dapat membuat kecepatan lari lebih tinggi, dan memungkinkan untuk tenaga lebih tinggi juga. 
Langkah piston dan diameter piston
Langkah piston dan diameter piston
Gerakan langkah piston dalam ruang silinder merupakan gerakan lurus atau linear. Untuk memanfaatkan gerakan linear itu, maka gerakan tersebut harus diubah menjadi gerakan berputar (rotary). Perubahan itu dilakukan oleh gerakan poros engkol.

Pada mesin siklus empat langkah, satu siklus terdiri dari empat kali langkah piston, dua ke atas dan dua kebawah. Siklus ini terjadi selama dua putaran poros engkol. Sedangkan pada mesin dua langkah, satu siklus terdapat dua langkah piston, satu ke atas dan satu ke bawah. Siklus ini terjadi selama satu putaran poros engkol.